Studi Kasus Cisco Packet Tracer : 3 Router 6 Komputer

Download
Studi Kasus Cisco Packet Tracer : 3 Router 6 Komputer

Studi Kasus Cisco Packet Tracer : 3 Router 6 Komputer - Tutorial cisco packet tracer ini special buat mas Alan kelanjutan dari Studi Kasus IP Router pada Cisco Packet Tracer disana mas alan menanyakan tentang latihan yang harus dibuat. Pada pembahasan ip router juga sudah saya jelaskan cara melepas dan memasang modul baru agar router yang kita miliki bisa kita pasang lebih dari 2 lan, misalnya seperti gambar cisco packet tracer di bawah ini. 1 router bisa 3 lan dan 4 lan. Untuk ip route sendiri settingannya sudah coba saya jelaskan lengkap di bawah, tinggal diikuti petunjuknya, insyaAllah bisa jalan deh. Reply.

 
Video 1 : Tutorial Cisco Packet Tracer IP Route 3 Router 6 PC

Gambar 1 : Pertanyaan Dari Mas Alan

Yap, mumpung lagi asyik ngeblog, saya bahas khusus dah. Pertama, siapkan jaringan seperti ini, pasti mas alan tahu

Gambar 2 : Setelah mendesign seperti ini, pastikan ip address, subnet mask dan gateway untuk PC sudah terpasang dengan baik, sekalian routernya ya. Kalo sudah, pastikan juga semua lampu sudah berwarna Hijau

Gambar 3 : Semua Ethernet sudah terpasang dengan baik, semua ethernet sudah diberi IP Address. Selanjutnya tinggal memberikan Perintah Routing untuk masing-masing Router, intinya adalah, setiap kita melewati router, disana kita harus memberikan perintah Routing.

Static Routing untuk R1 :
---------------------------------------------------------------------
Router(config)#ip route 192.168.20.0 255.255.255.0 172.16.10.2
Router(config)#ip route 192.168.50.0 255.255.255.0 172.16.10.2
Router(config)#ip route 10.10.10.0 255.255.255.252 172.16.10.2
Router(config)#ip route 192.168.30.0 255.255.255.0 10.10.10.2
Router(config)#ip route 192.168.60.0 255.255.255.0 10.10.10.2

Static Routing untuk R2 :
---------------------------------------------------------------------
Router(config)#ip route 192.168.10.0 255.255.255.0 172.16.10.1
Router(config)#ip route 192.168.40.0 255.255.255.0 172.16.10.1
Router(config)#ip route 192.168.30.0 255.255.255.0 10.10.10.2
Router(config)#ip route 192.168.60.0 255.255.255.0 10.10.10.2


Static Routing untuk R3 :
---------------------------------------------------------------------
Router(config)#ip route 192.168.20.0 255.255.255.0 10.10.10.1
Router(config)#ip route 192.168.50.0 255.255.255.0 10.10.10.1
Router(config)#ip route 172.16.10.0 255.255.255.252 10.10.10.1
Router(config)#ip route 192.168.10.0 255.255.255.0 172.16.10.1
Router(config)#ip route 192.168.40.0 255.255.255.0 172.16.10.1

Intinya adalah : 
Sebuah Network yang akan kita tuju, jika kita melewati sebuah router, maka router tersebut harus kita kenali terlebih dahulu, berapapun routernya, harus kita routing semua, untuk lebih jelasnya bisa kita lihat pada Keterangan Static disini :

Gambar 4 : Keterangan Network yang sudah di Routing


Gambar 5 : Setelah semuanya selesai, coba kita ping dari DN1 ke DN6, dan lihatlah hasilnya, jika Sukses akan muncul Reply, jika gagal akan muncul RTO, selebihnya jika ada permasalahan bisa didiskusikan disini.

Semoga Bermanfaat
Download
Studi Kasus Cisco Packet Tracer : 3 Router 6 Komputer

5 Responses to "Studi Kasus Cisco Packet Tracer : 3 Router 6 Komputer"

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Di "ping" sudah sukses tapi keterangannya "Destination host unreachable" . Gimana itu ??

    ReplyDelete
  3. terimakasih gan, semoga tambah sukses

    ReplyDelete
  4. setelah saya ping, kenapa request time out ? tolong bantuan nya. thanks

    ReplyDelete

Luangkan sedikit waktu Anda untuk berkomentar. Komentar Anda sangat bermanfaat demi kemajuan PHC http://phc.web.id